Ketela sangat mudah untuk diolah menjadi makanan,diantaranya yaitu diolah menjadi tapai ketela yang dibuat dengan cara fermentasi,yang dalam pembuatannya memakai ketela sebagai substrat dan ragi tapai yang dibalutkan pada umbi ketela.Tape ketela ini sangat populer di jawa dan dikenal diseluruh tempat.
Nurhidayatun salah satu warga asal kemiri, Purworejo jawa tengah berinovasi mengahadirkan makanan tape yang terbuat dari ketela organik dengan nama Tape ketela. Nurhidayatun untuk membuat tape ketela dia sendiri menggunakan ketela yang terpilih yaitu ketela yang organik yang mana ketela tersebut tidak mengunakan pupuk buatan melainkan menggunakan pupuk organik. Dengan itu mecintapkan tekstur yang lembut dan rasa yang lebih enak beda dari yang lain.
Awal mula bisnis tape ketela ini adalah sebenarnya Tape Ketela terkenal dari jawa timur yang disebut namanya tape Bondowoso. Karena suami Nurhidayatun berasal dari jawa timur Bondowoso juga,sehingga Nurhidayatun mempunyai ide untuk memproduksi tape ketela di jawa tengah, Nurhidayatun berpikir kenapa cuman orang jawa timur saja yang bisa buat Tape ketela tentu orang jawa tengah juga bisa dan Nurdiayatun juga mengamati tape yang biasa diproduksi di jawa tengah itu tidak ada menggunakan bahan yang sebagus seperti Nurhidayatun rata-rata berair,rasanya juga kecut dan kurang enak dilidah.

Sehingga Nurhidayatun berniat mempelajari cara membuat tape ketela tersebut dengan ilmu yang diambil dari jawa timur.Setiap orang membawa oleh-oleh tape ketela buatan Nurhidayatun merasa senang sehingga Nurhidayatun berpikir apakah saya bisa buat tape ketela yang seperti ini dan sehingga memotivasi membuat produk tape ketela.Dan akhirnya Nurhidayatun mencoba pada tahun 2014 ternyata banyak yang suka sama produk Tape ketela Nurhidayatun dan sampai sekarang masih di produksi,kendala nya cuman harga karena agak sedikit mahal bagi pembeli yang didaerah Kemiri.
Ternyata Tape Ketela ini sudah terjual diberbagai kota dan sampai keluar negeri yaitu di Hongkong. Orang Hongkong sangat menyukai produk makanan Indonesia yang satu ini yaitu Tape Ketela. Pemasaran produk memakai 3 cara yakni melalui online dengan cara menjual di whatsapp, instragam atau bisa secara langsung datang kerumah. Usaha Tape Ketela ini dimulai tahun 2014.Tape Ketela ini dijual dengan harga Rp 12.000 perbungkusnya dengan berat 500 gram.Harga yang relatif murah.Omset yang didapat dalam perbulan sekitaran Rp 1.500.000 (XDLT)

Reporter : Xena Day Lumban Tobing (33221017)
































